Biro Rektor Universitas Sumatera Utara 061-82821196 bp2ka@usu.ac.id

Universitas Sumatera Utara (USU) menjalin kerja sama dengan Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka) dalam rangka Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri (PR PTN). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung pada tanggal 22 Februari 2024 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Acara tersebut juga menjadi momentum bagi USU untuk mengadakan workshop bagi Dosen di USN Kolaka dengan tema “Pengembangan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi”, yang bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di USN Kolaka.

Turut hadir dalam acara penandatanganan MoU antara USU dan USN Kolaka, diantaranya adalah Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt selaku Wakil Rektor III USU, Dr. dr. Isti Ilmiati Fujiati, M.Sc., CMFM, M.Pd, Ked selaku Kepala Badan Penjaminan Mutu USU, Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian, M.Si selaku Manajer Bidang Akreditasi Nasional Badan Penjaminan Mutu USU, Ikhsan Siregar, ST., M.Eng. selaku Kepala Badan Evaluasi Program Prioritas USU, serta Sity Ayu Novarina Suyanto, S.Kom selaku Sekretariat Rektor USU.

Penandatanganan MoU ini menandai komitmen kedua institusi untuk saling mendukung dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam konteks revitalisasi perguruan tinggi negeri. Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta sinergi yang positif antara USU dan USN Kolaka dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Prof. Dr. Muryanto Amin menyampaikan harapannya bahwa kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi kedua institusi serta berkontribusi pada kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. “Kami berharap kolaborasi ini akan menjadi tonggak awal bagi terwujudnya perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Selanjutnya, kedua belah pihak akan merumuskan rencana kerja bersama berdasarkan MoU yang telah ditandatangani, dengan fokus pada implementasi Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri serta peningkatan akreditasi program studi yang dimiliki.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan USU dan USN Kolaka dapat bersama-sama berkontribusi pada pembangunan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mengukuhkan komitmen dalam mendukung Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan menggelar acara Gathering dan Penandatanganan Implementation Arrangement (IA) dengan Mitra Desa Tahun 2023. Acara berlangsung meriah di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU pada Selasa (05/12/2023).

Wakil Rektor III Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerja sama, Prof. Dr. Apt. Poppy A Z Hasibuan, M.Si, turut memimpin acara dan menyambut hangat para kepala desa yang hadir. Dalam sambutannya, Prof. Poppy berterima kasih atas kerjasama dan penerimaan yang baik dari desa-desa terkait terhadap mahasiswa USU yang menjalankan KKN.
Acara ini juga menghadirkan Ketua Pelaksana KKNT USU 2023, Dr.Zulfan, S.S.,M.Hum dan Koordinator KKNT USU 2023, Ismayadi, S.Kep., Ns., M.Kes

Sebelum agenda penyampaian materi, ada sesi penyampaian kesan dan pesan oleh Kepala Desa untuk Universitas Sumatera Utara. Kesan dan pesan itu diwakilkan oleh Terkelin Sembiring selaku Kepala Desa Kutagugung Kabupaten Karo. Beliau menyampaikan rasa syukurnya dengan kehadiran mahasiswa-mahasiswa KKN untuk melakukan inovasi di desa.

“Kami bersyukur dan merasa bangga karena adanya mahasiswa-mahasiswa yang masuk ke desa, membuat adanya perubahan walaupun tidak terlalu signifikan. Anak-anak kita memberikan satu tauladan baik kepada warga kita di desa. Sebelum ada mereka, ada kelompok karang taruna yang terpecah. Namun ketika mereka hadir di sana, mereka kembali bersatu. Ini hal yang luar biasa,” terang Terkelin.

Dalam penyampaian materi, Ismayadi menyebutkan landasan hukum pelaksanaan KKN bagi mahasiswa yaitu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Melalui hal itu, USU melepas mahasiswa-mahasiswa ke desa untuk membantu pembangunan intelektual masyarakat desa dan memberikan dampak positif untuk kemajuan di desa dengan cara melihat potensi-potensi yang ada di desa.

Ketua Pelaksana KKNT USU 2023, Dr.Zulfan, S.S.,M.Hum menerangkan informasi terkait kegiatan-kegiatan mahasiswa di desa dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat dan daerah yang dilabuh mahasiswa. Zulfan mengungkapkan rasa bangganya terhadap mahasiswa-mahasiswa KKN yang berhasil memberikan dampak positif yang besar kepada masyarakat di desa dan besarnya peran mahasiswa untuk memajukan desa.

“Sebulan yang lalu, saat Dies Natalis FIB saya dikabari oleh salah satu Kabid Kabupaten Samosir, anak USU yang KKN di desa Sipira dan desa Tuktuk memberikan pemahaman kepada anak-anak di sekolah tentang kearifan lokal aksara Batak Toba. Jadi karena itu, mereka diminta untuk membuat RAPERDA (Rancangan Peraturan Daerah) agar itu dibuat di muatan lokal. Mereka ingin sekali USU dapat mengirimkan kembali mahasiswa-mahasiswa itu lagi,” jelasnya.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum formal penandatanganan perjanjian kerja sama, tetapi juga menjadi wadah apresiasi bagi para mahasiswa yang turut berperan aktif dalam mewujudkan perubahan positif di tingkat lokal. Dengan adanya acara ini, diharapkan kerjasama antara USU dan Mitra Desa semakin erat dan berkelanjutan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.



Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu kembali melakukan audiensi dengan Universitas Sumatera Utara untuk membahas rencana tindak lanjut kerja sama pada Senin (17/07/2023) di ruang Wakil Rektor III USU. Audiensi ini membahas mengenai pengembangan potensi pajak daerah di Kabupaten Labuhanbatu.


Kerja sama antara Pemkab Labuhanbatu dengan Universitas Sumatera Utara telah resmi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh kedua belah pihak pada 20 Oktober 2022 lalu. Penandatangan dilakukan oleh Erik Adtrada Ritonga selaku Bupati Labuhanbatu dan Muryanto Amin selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.


Kerja sama yang disepakati oleh keduanya berfokus pada pandidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kerja sama ini untuk penguatan kapasitas Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui penyelenggaraan kegiatan kajian kebijakan, penelitian, penguatan sistem inovasi daerah dan pengembangan lainnya.

United Nations High Commisioners For Refugess (UNHCR) Indonesia melakukan audiensi ke Universitas Sumatera Utara pada Rabu (26/7/2023) di Ruang TTU USU. Audiensi ini disambut oleh Manajer Program Internasionalisasi, Prof. Rikson Asman Fertiles Siburian, S.Si., M.Si., Ph.D.

Turut hadir dalam audiensi ini Koordinator MBKM Studi Independen, Kepala Bagian Kerja sama, staf Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global. Tim UNHCR yang hadir ialah Assistant Protection Officer dari Unit Legal Protection UNHCR Jakarta dan Protection Associate UNHCR Medan.

Pada audiensi ini, UNHCR melakukan perkenalan umum seperti visi dan misi UNHCR yang menjadi landasan untuk melakukan kerja sama dengan USU. Pembahasan kerja sama antara USU dan UNHCR mengarah pada bidang akademik.

UNHCR memberikan pembahasan mengenai potensi para pengungsi yang dilindungi oleh UNHCR untuk dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara. Oleh karena itu, USU akan melakukan rencana persiapan membuat seleksi penerimaan terkait para pengungsi yang tentunya akan berhubungan dengan status kewarganegaraannya.

Diharapkan kerja sama yang terjalin antara Universitas Sumatera Utara dengan UNHCR dapat terealisasi melalui kerja sama yang akan dibuat nantinya, khususnya terkait penerimaan mahasiswa pengungsi yang diberdayakan oleh UNHCR.

Universitas Sumatera Utara berkerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menggelar Dialog Interaktif Entrepreneur Hub dengan tema “Wirausaha Baru Tercipta, Pengrajin Berdaya” di Auditorium USU pada Senin (15/05/2023). Dalam acara ini juga, terdapat bazar untuk para UMKM muda di Sumatera Utara khususnya mahasiswa dan alumni Universitas Sumatera Utara.

MC memulai acara dengan perkenalan salah satu wirausaha muda bernama Adinda Agita Nasution yang memiliki usaha di bidang kesehatan yaitu obat herbal anti diabetes. Dalam perkenalan itu juga Agita menyuruh mahasiswa untuk menemukan tujuannya untuk mengikuti seminar Dialog Interaktif Entrepreneur Hub ini.

Dalam acara ini juga dihadirkan seorang komika, Joel Purba untuk hiburan kepada peserta seminar. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Akademik Universitas Sumatera Utara, Edy Ikhsan. Turut hadir juga dalam acara ini Walikota Medan Bobby Afif Nasution, Ketua Bidang Wirausaha Baru DEKRANAS, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, DEKRANAS Bidang Pendanaan, DEKRANAS Bidang Pelatihan dan Pimpinan Direktorat dan para Dekan Universitas Sumatera Utara.

Acara yang dihadiri hampir seribu peserta ini, diisi oleh pemateri dari Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki. Dalam materinya, Masduki memberikan gambaran besarnya potensi Kota Medan menjadi pencetak generasi pengusaha muda. Minat anak muda yang lebih memilih menjadi pengusaha, harus didukung oleh lembaga pendidikan untuk mengarahkan pola pikir anak muda dalam berwirausaha.

“Medan merupakan kota yang dibangun oleh pebisnis. Medan dulu memiliki perkebunan tembakau deli. indonesia diprediksi akan menjadi 4 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dan enterpreuner sangat penting didalamnya. Untuk mengejar negara-negara maju maka pemerintah ingin menyiapkan enterpreuner-enterpreuner karena untuk menjadi negara maju minimal jumlah pengusaha harus sebesar 4%. Menurut survey 70% anak-anak indonesia lebih banyak ingin menjadi pengusaha. Kampus harus di ubah mindsetnya, kampus bukan lagi untuk mencetak pekerja tapi untuk mencetak orang-orang yang bisa membuka,” jelas Masduki.

Di sesi dialog interaktif dengan Teten Masduki, Wali Kota Medan ikut mendampingi dan berbagi pengalaman sebagai seorang pengusaha yang dimulai sejak di bangku kuliah semester 5. Masduki memanggil pengusaha-pengusaha muda asal Universitas Sumatera Utara ke depan panggung dan memberikan kesempatan untuk memperkenalkan usaha yang telah dirintis mereka. Ada sembilan mahasiswa USU yang saat itu membagikan ide dan pengalamannya dalam merintis usahanya. Ada yang memiliki usaha Weeding Organizer, bisnis fashion, kerajinan tangan, hidrofonik, kopi, daun kelor sampai dengan bisnis penjualan sampah secara online.

Dalam sesi akhir dialog interaktif, Masduki memberikan motivasi kepada para mahasiswa yang hadir untuk memanfaatkan masa muda dengan berani memulai berbisnis. “Jangan takut berbisnis. Karena anak muda zaman sekarang sudah suka menggunakan produk lokal. Banyak platform digital bisa mewujudkan bisnis,” ujarnya.

Subcategories

Lihat dan Unduh Laporan Kegiatan April - Juni 2022 di Sini