Universitas Sumatera Utara dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah menandatangani Nota Kesepakatan (MoA) pada Selasa (18/04/2023) di Ruang Audiensi Rektor Gedung BPA USU. Penadatanganan ini dilakukan oleh Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, M.Si dan Joni Haryanto selaku Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kerja sama ini dibangun dengan prinsip resiprokal antara dua instansi agar jelas dan berkelanjutan. Joni Haryanto selaku Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk memberi keterangan mengenai beberapa kerja sama yang saat ini sedang dalam tahap proses implementasi terhitung sejak terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Dalam tahap awal ini memang ada inisiasi dalam tahap on going dan siap diimplementasikan. Pertama, pembangunan facility laboratorium bank. Kedua, pengembangan host to host pembayaran UKT mahasiswa dan sistemnya sudah mulai diterapkan. Ketiga, pengelolaan rekening USU terkait pembayaran UKT dan pembayaran pendaftaran mahasiswa PTN. Keempat, pengembangan sistem payroll dosen dan karyawan USU dan berbagai layanan lainnya,” jelas Joni.
Kerja sama lainnya yang berkelanjutan juga bisa dilakukan dengan melakukan co-branding kedua pihak termasuk juga literasi dan inklusi keuangan syariah atau ekonomi syariah. Berbagai jaminan sosial seperti sustainability financing untuk pengembangan desa atau kawasan atau UMKM dan sektor lainnya.
Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, M.Si menyebutkan perlunya membuat mini banking untuk area sosialisasi mengenai bank syariah baik dari sistem, prinsip dan cara kerja di bank syariah. Selain itu dapat juga memberikan pembelajaran kepada mahasiswa dan dosen mengenai skema-skema bank syariah.
“Perlu dibuat mini banking sebagai area sosialisasi mengenai pemikiran prinsip syariah dan konvensional. Karena sistem bank syariah yang sudah terus dikembangkan, tentu memiliki dampak positif lebih banyak daripada yang konvensional. Oleh karena itu para nasabah perlu mempelajari dan memahami hal itu dengan baik. Selain itu, hal yang paling penting itu adalah produk-produk PT BSI yang harus disosialisasikan sebagai bahan pembelajaran dan praktik mahasiswa dan dosen nantinya,” terang Muryanto. (ss)


















