Rapat Koordinasi Program Internasionalisasi Universitas Sumatera Utara telah dilaksanakan pada Selasa (11/04/2023) di ruang Senat Akademik Gedung BPA USU. Rapat ini hanya dihadiri oleh enam belas Program Studi yang saat ini sedang menuju proses akreditasi internasional.
Materi terkait Program Internasionalisasi yang berjudul “Penguatan dan Pengembangan Program World Class University di Universitas Sumatera Utara” dipaparkan oleh Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. apt. Poppy A Z Hasibuan, M.Si. Dalam pemaparan materi, ketentuan universitas untuk dapat mengikuti pemeringkatan internasional terdiri atas lima komponen yaitu pemeringkatan QS WUR, QS AUR, THE AUR, THE IMPACT dan pemeringkatan Webometric.
Universitas Sumatera Utara sendiri setiap tahunnya meraih peringkat yang semakin meningkat hingga tahun 2023. Ada dua metode untuk mencapai standar universitas internasional yaitu strategi internal yang berupa program prioritas Rektor dan strategi ekternal yang terdiri atas program penguatan dan program pengembangan tridharma sesuai arahan oleh Kemendikbud.
Untuk mewujudkan strategi internal dan strategi eksternal ini, dibutuhkan peran aktif Ketua Program Studi sebab Program Studi merupakan ujung tombak USU dalam mencapai inetrnasionalisasi sehingga harus dapat berkolaborasi baik secara internal maupun eksternal. Selain itu ada tiga indikator utama untuk WCU yaitu reputasi, kualitas pengajaran dan internasionalisai. Internasionalisasi pula, kolaborasi dengan institusi di luar negeri adalah suatu keharusan. Oleh karena itu USU harus menjalin kerja sama dengan institusi di luar negeri.
Pemeringkatan universitas secara nasional, tahun 2023 bertambah PTN-BH menjadi 21 PTN-BH, sehingga diharapkan USU tidak mejadi yang terbawah di antara PTN-BH lainnya. Target dari DIKTI, Universitas Sumatera Utara berada pada peringkat dibawah 1000 untuk ranking internasional. Untuk mencapai target itu masih ada waktu dari bulan April hingga Desember 2023 untuk mempertahankan atau meningkatkan peringkat USU.
“Nah, bapak ibu karena kita masih sudah dapat target dan masih punya waktu untuk mempertahankan atau meningkatkan ranking kita, ayolah sama-sama kita bekerja sama. Kebetulan dana WCU 2022 masih ada dan bisa kita manfaatkan sampai bulan Mei,” ujar Poppy.
Program internasionalisasi USU yang sudah berjalan yaitu program Inbound dan Outbound Exchange Student, Summer Course, Webinar Top Scientist, Guest Lecture, International Mobility Staff dan Sabbatical Leave. “Ya, memang hanya enam kegiatan internasionalisasi itulah yang baru berjalan di USU. Beasiswa untuk mahasiswa internasional itu belum ada, kami sangat menunggu dari akademik ada keptornya,” kata Poppy.(ss)


















