Badan Wakaf Indonesia melakukan audiensi ke Universitas Sumatera Utara pada Kamis (16/03/2023) pada pukul 09.00 di Ruang TTU BPA USU. Pertemuan ini disambut oleh Sekretaris Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, Arief Nuryawan, S.Hut., M.Si., Ph.D.
Badan Wakaf Indonesia diwakili oleh Dr. Agus Priyanto, M.Pd selaku anggota Pengurus Husoli Badan Wakaf Indonesia dan tiga staf BWI yang ikut hadir juga. Turut hadir juga dalam audiensi ini Kepala Biro Penelitian, PKM dan Kerja sama, Surya Darma, S.Sos.
Badan Wakaf Indonesia (BWI) merupakan suatu lembaga negara yang independen khususnya dalam bidang mengelola dan mengawasi wakaf yang bermasalah di negara ini, sehingga kami bertugas menurut UU No 41 Tahun 2004 yaitu melakukan pembinaan terhadap nazhir dalam mengelola (menjaga dan melindungi) dan mengembangkan harta benda wakaf. Tujuan wakaf ini juga agar menjadi pilar perekonomian di Indonesia.
Kedatangan BWI ke USU bertujuan untuk melakukan kolaborasi untuk mengadakan acara Wakaf Goes To Campus seri 13 yang akan diselenggarakan pada bulan Mei tanggal 15-16. Harapannya USU jadi host dalam seminar untuk dipakai Auditoriumnya di tanggal 16 Mei 2023.
“Wakaf Goes To Kampus, kami hadir ke kampus-kampus, terakhir bulan Desember lalu di Semarang. Hasil dari raker tahun kemarin, kami berencana akan menetapkan dua tempat yaitu Sumatera Utara di bulan Mei dan nanti di bulan Juni akan ke Makassar, Sulawesi Selatan. Tujuan kami melakukan soisalisasi ini untuk peningkatan literasi dan perwakafan di Sumatera Utara,” jelas Agus.
Rangkaian acara terdiri atas workshop Duta Kampus sebagai acara pertama, nanti akan ada pelatihan kepada beberapa aktivis kampus untuk diberikan literasi dan sosialisasi di wilayah kampus. Direncanakan ada lima belas kampus dan setiap kampus ada perwakilan dua orang. Di hari kedua akan ada seminar nasional dan akan dilakukan di Auditorium USU. Kegiatan ini medianya secara hybrid dan akan dilaksanakan pukul 09.00-12.00. Kemudian akan ada kuliah umum di UIN Sumatera Utara pukul 13.00.
“Selain auditorium, kami akan menyediakan pemateri Ekonomi Syariah dari kampus. Kemudian mengundang Rektor USU untuk memberikan kata sambutan. Pembentukan panitia lokal akan disesuaikan dengan kebutuhan dan menyiapkan ruangan untuk jumpa pers,” kata Arief.