Biro Rektor Universitas Sumatera Utara 061-82821196 bp2ka@usu.ac.id
adhikari, usu, mbkm, bike sharing
WhatsApp_Image_2023-05-23_at_13.54.37.jpeg
WhatsApp_Image_2024-01-16_at_14.51.16_923b2d7f.jpg
WhatsApp_Image_2023-10-06_at_11.55.45_1.jpeg
WhatsApp_Image_2023-08-04_at_15.22.27.jpeg
Slide
5_Peningkatan_Bidang_Penelitian.jpg
6PeningkatanPenelitian.jpeg
7MoUPTKimiaFarma.jpeg
8MoUBadanPertanahan.jpeg
9KunjunganInstituteofTecnologyKoreaSelatan.jpeg
10MoUUnilever.jpeg
2_MoU_Grab.jpg
12PTGrahasaranaDuta.jpeg
11PengkabLangkat.jpeg
Apel_Pagi_23_Agustus_2021_-_Biro_Rektor_USU_31.jpeg
bannerTALENTA-USU.png
bannerBINTANG-USU.png
Shadow

USU dan Pemko Medan Bahas Dampak New Normal Terhadap Kesehatan Jiwa dalam Webinar

webinar 4

MEDAN-HUMAS USU : Pandemi Covid-19 tidak saja memberikan dampak dari sisi ekonomi dan sosial, melainkan juga memberikan ancaman serius bagi kesehatan fisik dan psikhis masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Universitas Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan mengangkat pembahasan tersebut dalam pelaksanaan webinar bertajuk “Dampak New Normal Terhadap Kesehatan Jiwa dan Solusinya untuk Kehidupan yang Bahagia. Webinar yang digelar pada Kamis (16/07/2020) ini merupakan kegiatan keempat dari lima sesi webinar yang telah dipersiapkan.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution, M Si, diwakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan, Usma Polita, dalam sambutannya mengungkapkan, webinar ini penting untuk menggali berbagai pemikiran dalam menghadapi pandemi yang sampai kini belum tahu kapan berakhirnya, terutama berkaitan dengan kesehatan jiwa masyarakat dan kehidupan berbahagia.

Usma mengatakan, pandemi ini tentu memberikan dampak kejiwaan bagi masyarakat. Di sini, lanjutnya, keluarga berperan untuk menjaga kesiapan mental setiap anggotanya dalam melalui masa pandemi.

Wakil Rektor III USU, Prof Drs Mahyuddin KM Nasution, M.IT, Ph d, sebelum membuka webinar itu memaparkan, stress dan depresi adalah keluhan yang terus meningkat grafiknya di masa pandemi ini. Sementara telah sama diketahui, bahwa pikiran dan jiwa yang tidak tenang serta dipenuhi beban pikiran, juga kecemasan-kecemasan yang tidak perlu merupakan penyumbang terbesar dalam menurunnya imunitas atau kekebalan tubuh dan berimplikasi pada terganggunya kesehatan fisik dan mental. Menurunnya imunitas tubuh, lanjutnya, merupakan pintu masuk utama bagi Covid-19 untuk menginfeksi korban-korban baru yang tidak diinginkan.

Mahyuddin mengatakan, upaya yang juga dianggap penting untuk dilakukan Pemerintah saat ini adalah memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak berada dalam kondisi stres yang berlarut-larut, dengan antara lain menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan terjaga dari kemungkinan penularan Covid-19, tersedianya akses kesehatan yang aman, murah, cepat dan nyaman, terkendalinya sektor ekonomi, sosialisasi protokol kesehatan yang merata dan beberapa hal penting lainnya. Dan, tambahnya, pemerintah membutuhkan bantuan dari banyak pihak untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut.

“Maka melalui webinar ini, Universitas Sumatera Utara dan Pemko Medan berharap agar seluruh tantangan tersebut dapat dibahas secara menyeluruh dan dicarikan solusi yang tepat untuk menanganinya,” ungkapnya.

Bertindak sebagai narasumber dalam seminar itu Dr dr Elmeida Effendy, M Ked KJ, Sp Kj (K) (Ketua Departemen Psikiatri FK USU) dan Raras Sutatminingsih, Ph. D, (Kaprodi Magister Profesi Psikologi USU). Sedangkan moderator Rika Eliana, S Psi, M Psi (Wakil Dekan III Fakultas Psikologi USU). (Humas)