Universitas Sumatera Utara menerima kunjungan dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), atau Komisioner Tinggi PBB untuk urusan Pengungsi. Pertemuan ini berlangsung di Biro Rektor Universitas Sumatera Utara pada Rabu (18/10). Tujuan kunjungan ini adalah untuk membahas potensi kerja sama antara Universitas Sumatera Utara dengan UNHCR terkait penerimaan mahasiswa pengungsi yang diberdayakan oleh organisasi tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan audiensi ini, Wakil Rektor I Universitas Sumatera Utara, Dr. Edy Ikhsan, SH, MA, Assistant Protection Officer dari Unit Legal Protection UNHCR Jakarta, Protection Associate UNHCR Medan, serta Manajer Program Internasionalisasi Universitas Sumatera Utara, Prof. Rikson Asman Fertiles Siburian, S.Si., M.Si., Ph.D..
USU dan UNHCR merencanakan kerja sama yang berfokus pada pemberian kesempatan belajar para pengungsi yang diberdayakan oleh UNHCR di Universitas Sumatera Utara. Nantinya, seleksi penerimaan terkait para pengungsi akan berhubungan dengan status kewarganegaraannya.
Baik USU maupun UNHCR sama-sama berharap, pembahasan di dalam audiensi kerja sama tersebut segera dapat terealisasi melalui program yang akan dibuat nantinya, demi keberlangsungan hak belajar para pengungsi yang diberdayakan oleh UNHCR.


















